Keamanan Pangan

Sebagaimana yang diatur oleh Undang – Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan mengamanatkan agar Keamanan Pangan menjadi point penting dalam Bab VII, pasal 27 ayat (2) Keamanan Pangan dimaksudkan untuk mencegah kemungkinan cemaran biologis, kimia dan benda lain yang dapat mengganggu, merugikan dan membahayakan kesehatan manusia.

Menindaklanjuti aturan di atas perlu dilakukan pengawasan Keamanan Pangan segar asal tumbuhan (PSAT) untuk mencegah kemungkinan adanya cemaran maupun zat berbahaya serta menjaga keamanan konsumsi pangan masyarakat.

Dalam rangka menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) yaitu hari raya umat Kristen (natal) maka Dinas Pangan Kota Manado  melalui bidang Keamanan Pangan melakukan kegiatan pengawasan Keamanan Pangan Segar sebagai tugas pokok pada beberapa pelaku usaha di Pasar Tradisional maupun Pasar Modern di Kota Manado. Pengawasan Keamanan Pangan dilakukan secara visual maupun menggunakan alat uji cepat Rapid Test Kid. Alat uji ini mampu mendeteksi adanya indikasi residu pestisida, zat pewarna ( Rhodamin B dan Methyl Yellow ) serta formalin terhadap komoditi pangan.

Hasil pengawasan PSAT pada beberapa komoditi yang dijual baik tradisional dan pasar modern masih ditemukan pangan yang tidak layak dikonsumsi maupun penanganan yang kurang tepat. Sementara untuk residu pestisida masih dibawah ambang batas ( layak dikonsumsi ).

Hasil Pengawasan, petugas memberikan pembinaan langsung terhadap pelaku usaha, cara penanganan keamanan yang baik untuk menjaga keamanan dan kesegaran produk pangan segar asal tumbuhan agar aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat, kegiatan pengawasan keamanan ini dapat memberikan informasi / rekomendasi bagi masyarakat untuk memilih pangan yang aman dikonsumsi bahkan membantu pelaku usah untuk menjual produk yang berkualitas dan aman.